Senin, 13 November 2017

Kali Kedua (Pada Yang Sama)

Malam sudah terlalu larut dan aku masih saja terbaring dikasur memikirkan segala sesuatu yang sudah terjadi.
Aku terlambat menyadari, mungkin saja ini drama belaka. Atau mungkin saja sesungguhnya kamu itu tidak benar benar cinta. Mungkin saja kata cintamu itu palsu semata. Hmm. Aku terlalu melibatkan perasaan, memberikan segala yang bisa ku berikan, berkorban apapun yang bisa kulakukan. Namun, sayangnya segalanya tidak pernah cukup, tidak akan pernah cukup. Setiap tuntutanmu yang justru aku jalani dengan baik dan segala keinginanmu yang justru telah aku wujudkan, semua itu justru membuatmu berbelok ke perempuan lain.

Jangan serakah

Hai, selamat pagi/siang/sore/malam.  Aku nulis ini dimalam hari. Jadi, selamat malam para galauers. Aku mau cerita..... Jadi gini... ...