Sabtu, 24 Oktober 2015

Masih ada kamu

Pukul 11:50 PM. Aku terbaring sambil mendengarkan lagu kesayanganku dengan ditemani poster poster yang membuat tidurku menjadi nyenyak. Namun didalam pikiranku masih ada kamu aku tak berhenti untuk memikirkanmu memikirkan hubungan kita hubungan yang pahit untuk terus terusan di ingat. Aku masih merindukanmu merindukan sosok malaikat yang tak bersayap sosok lelaki pujaan lelaki impianku. Lelaki yang saat ini sedang bersama seorang wanita yang ia kira jodohnya. Ia terlihat bahagia bersama wanita pilihannya, wanita yang lebih cantik dariku lebih perhatian dariku dan lebih baik dariku bahkan sangat sempurna jika dibandingkan denganku yang tidak ada apa-apanya. Lagu yang saat ini sedang ku dengarkan mengingatkanku saat kita masih bersama; bersedih, becanda, bahagia bersama. Saat kita masih baik-baik saja. Walau kisah kita tidak semanis yang aku harapkan namun aku cukup beruntung karena bisa mengenalmu bahkan sempat memilikimu; sempat disayangimu.

Mulut memang bisa berkata bahwa aku baik baik saja namun hati tidak bisa berbohong bahwa ia memang tidak sedang baik baik saja.

Burung tidak bisa jauh dari sangkarnya, ia juga selalu ingin didekat pemiliknya; selalu ingin berdampingan. Begitu pula dengan hatiku yang selalu ingin bersama dengan hatinya. Namun, semua tidak dapat dipaksakan. Aku tidak bisa memaksakan kamu untuk dapat menyayangiku lagi, menjadikanku satu satunya, dan menjadi seseorang yang special dihatimu.

Walau sekarang kita telah berjauhan, dipisahkan jarak dan waktu namun dihati ini tetap dan selalu akan ada kamu walau apa pun dan gimanapun keadaannya.

Karena hati ini memilihmu, lelaki pujaan.

Dari: Bulan yang selalu menemani Bintangnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan serakah

Hai, selamat pagi/siang/sore/malam.  Aku nulis ini dimalam hari. Jadi, selamat malam para galauers. Aku mau cerita..... Jadi gini... ...