Selasa, 01 Agustus 2017

Midnight stories

Malam sudah larut. Hari sudah berganti. Seperti biasa, yang ku lakukan masih saja menonton k-drama di laptop. Iya, sampai larut begini. Sampai tak ingat waktu. Hidupku benar-benar tak teratur, terlalu bermalasan. Iya, aku akui itu. Bagaimana tidak? Tidur selalu di atas jam 12 hingga hari berganti. Bangun selalu diatas jam 10 pagi. Eh. Tapi wajar sih, kan, ya?
Tidurnya lama bangunnya juga lama. Seimbang, kan? Muehehehe.

Hmmm.
Akhir-akhir ini aku merasa perlu dimanjakan. Hahaha.

Bukan manjakan dalam arti lain, lho. Maksudnya, kayak setiap tidur harus sambil telfonan, walaupun hening. Harus menyambung sampai durasinya habis. Heran.
Akhir-akhir ini juga aku merasa kayak hubungan kita ini sudah lama, bertahun-tahun, padahal sebenarnya baru setahun.
Kamu, ya, masih menjadi kamu. Seseorang yang keras, egois, susah mengalah, menyebalkan, dan selalu betingkah di depan teman-temanmu.
Tapi kok ya perasaan sayangku ini bukannya menghilang perlahan-lahan, melainkan, menambah setiap waktu. Heran.

Semakin kesini hubungan kita semakin banyak tokoh-tokoh yang ingin masuk dalam peran perusak hubungan kita.
Bisa jadi mantanmu, mantanku, temanmu, bahkan temanku.
Aku tahu. Kamu dulunya sangat mencintai mantanmu sampai aku kamu jadikan pelarian. Aku tahu betul begitu besar cintamu ke dia. Dan tak heran, dong, aku sensitif tiap mendengar nama dia? Wajar aja, kan? Namanya juga takut kejadian dimasa lalu terjadi lagi. Semacam trauma kecil lah.

Kamu..
Aku memang belum terlalu mengenali sosok kamu seperti apa yang sebenarnya.
Kamu mengatakan sesuatu yang menenangkan hati, namun, aku tidak tahu yang sebenarnya seperti apa. Aku terkadang suka mikir, "aku ini siapa sih sebenarnya?", "aku berarti nggak sih dihidupnya?", atau, "aku ini cuma figuran biasa yang cuma numpang lewat gitu aja kali, ya?" Berbagai macam pertanyaan seperti itu, yang buat aku susah tidur juga selain begadang nonton k-drama.
Namun,
Terkadang aku juga mikir kalau aku ini sangat berarti di hidupmu. Setelah insiden kamu mencampakkan, aku. Hmm. Kamu mengingatnya juga kan?
Saat karma merasuki dirimu. Kamu berubah menjadi orang lain, bukan dirimu lagi. Beda. Hahahaha lucu juga kalau diingat-ingat.

Oh, ya. Aku juga sadar diri kalau terlalu egois dan suka melarang kamu. Aku akui.
Tapi semuanya juga karena kamu, kamu suka buat aku mikir macem-macem. Ambil contoh, kayak nge chat; suka lama bales, sekalinya di bales, lama. Setelah itu, ngilang. Jadi, wajar dong kalau pikirannya suka meleset.
Mungkin karena takut kehilangan, juga. Sebanyak-banyaknya masalah dalam hubungan kita, itu sama sekali nggak mengurangi rasa sayangku, yah, memang dimulut aku bilangnya udah nggak sayang, atau bosan parahnya bahkan sampai minta putus.
Tapi, percayalah, semua yang aku katakan berbanding terbalik sama apa yang aku rasakan.

Banyak yang bilang, "kenapa mau sih sama dia (kamu)? padahal ada orang yang jauh lebih baik dibanding dia apalagi orang itu rezpect sama kamu?"
Aku tau bajingannya dia seperti apa. Aku tau se brengsek apa dia. Aku tau semuanya dia kayak gimana. Aku nggak peduli. Aku terima dia apa adanya. Bukan gombal apalagi omong doang. Memang begitu benar adanya.
Aku bukan tipe yang, "eh dia lagi susah, ngapain dideketin, nyusahin aja" nggak seperti itu.
Dia susah, aku susah, dia senang, aku pun begitu. Tapi, semua itu nggak nutupin kalau aku sering kesal sama dia. Entah dari fisik, omongan, dan tingkah laku. His annoying people. Very.

Duh. Kalau diceritain terus nggak bakalan selesai. Aku dan dia susah buat dideskripsi. Nggak susah amat. Cuma kayak bahasanya kaku gitu kalau kisah kita diangkat dalam tulisan. Hehehe.
Intinya, yah, dari story awal di blog ini tentang dia semua. Eh nggak semua sih, kebanyakan. Hehehe.
Mumpung awal bulan, aku mau buat #augustwish juga.

Semoga kita sama-sama terus sampai bulan depan, tahun depan, dan tahun-tahun kedepannya.
Saranghae, my goblin. ❤

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan serakah

Hai, selamat pagi/siang/sore/malam.  Aku nulis ini dimalam hari. Jadi, selamat malam para galauers. Aku mau cerita..... Jadi gini... ...